CILEGON – Dunia pendidikan kini berada di persimpangan inovasi digital dan pelestarian nilai tradisional. Menjawab tantangan tersebut, Festival Cilegon Bertutur 2026 resmi membuka pendaftaran Lomba Content Creator Berbasis AI (Berbahasa Daerah). Ajang ini menantang para kreatif muda untuk memadukan kecerdasan buatan (Artificial Intelligence) dengan kekayaan tutur bahasa daerah Cilegon.

Lomba ini mewajibkan peserta menggunakan perangkat AI—baik berbasis teks, gambar, suara, maupun video—untuk menghasilkan konten kreatif. Hal ini sejalan dengan pandangan Prof. Richardus Eko Indrajit, pakar teknologi pendidikan, yang menekankan bahwa AI harus dipandang sebagai “amplifikasi kreativitas” manusia, bukan penggantinya.

Dalam konteks pendidikan, literasi digital yang inklusif menjadi kunci utama agar teknologi tidak mencerabut akar budaya, melainkan memperkuatnya.

Suleman selaku Pengurus PGRI Kota Cilegon Bidang Digitalisasi dan keanggotan, Menanggapi gelaran ini, jajaran pengurus PGRI Kota Cilegon memberikan apresiasi tinggi. Menurut pengurus, integrasi AI dalam konten berbahasa daerah adalah langkah strategis untuk menarik minat generasi Z dan Alpha terhadap identitas lokal.

 “Kami melihat ajang ini sebagai laboratorium kreatif yang sangat relevan. Guru dan siswa dapat mengeksplorasi bagaimana teknologi masa kini, seperti generatif AI, bisa digunakan untuk mendokumentasikan dialek atau tradisi lisan Cilegon agar tetap relevan di media sosial,” ujar perwakilan Pengurus PGRI Kota Cilegon.

Penyelenggara festival menargetkan lahirnya karya-karya yang mampu menembus batas konvensional. Harapan besarnya adalah agar Piala Bergilir Ketua Dewan Kebudayaan Kota Cilegon (DKKC) yang diperebutkan menjadi simbol supremasi kreativitas yang berkarakter, ungkap Edi Febriadi

“Kami berharap ajang ini menjadi pemantik bagi para content creator untuk membuktikan bahwa bahasa daerah tidaklah kuno. Dengan bantuan AI, narasi lokal bisa dikemas secara global dan visual yang memukau,” ungkapnya.

Informasi Pendaftaran
Bagi para kreator yang ingin berpartisipasi, berikut adalah detail penting:

  •  Batas Akhir Submit: 20 April 2026
  • Tools: Bebas menggunakan aplikasi AI favorit (Text-to-Speech, Image Generator, Video AI, dll).

Kontak Informasi: 08895-6165-29852 atau +62 878-1761-8057

Mari tunjukkan bahwa Cilegon siap menjadi pionir dalam pemanfaatan teknologi digital untuk pelestarian budaya. Salam Edukasi, Salam Budaya! (Technological Pedagogical Content Knowledge) dalam Pendidikan.