CILEGON,1 Oktober 2026 — Pengurus Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kota Cilegon menggelar agenda silaturahmi bersama Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Cilegon, Bapak Azis. Pertemuan yang berlangsung dalam suasana penuh keakraban, hangat, dan ramah tersebut dihadiri oleh jajaran Pengurus PGRI Kota Cilegon beserta perwakilan jajaran pengurus dari tingkat cabang/kecamatan se-Kota Cilegon.

Suasana dialog berjalan sangat terbuka dan nyaman bagi seluruh jajaran pengurus yang hadir. Dalam kesempatan tersebut, PGRI Kota Cilegon menyampaikan beberapa poin krusial, diawali dengan ucapan selamat atas amanah jabatan Sekretaris Daerah serta ucapan selamat ulang tahun kepada Bapak Azis.

Ketua PGRI Kota Cilegon, Bahrudin, menegaskan posisi strategis Sekda Kota Cilegon bukan sekadar pimpinan daerah, melainkan Pembina sekaligus figur orang tua bagi keluarga besar PGRI di Kota Cilegon.

Dalam audiens tersebut, PGRI Kota Cilegon memaparkan sejumlah hal penting:

  • Sejarah dan Legalitas Organisasi: Menjelaskan rekam jejak, histori kepengurusan, serta keabsahan legalitas PGRI Kota Cilegon sebagai wadah resmi perjuangan para pendidik.
  • Persiapan HUT PGRI ke-81 & Hari Guru Nasional (HGN): Memaparkan rencana kerja serta agenda peringatan HUT PGRI ke-81 dan Hari Guru Nasional agar dapat melibatkan partisipasi aktif seluruh anggotanya.
  • Aspirasi Guru dan Tenaga Kependidikan: Menguraikan berbagai isu strategis, kondisi lapangan, serta kegundahan yang dirasakan oleh para guru dan tenaga kependidikan (PTK) di Kota Cilegon, khususnya terkait kesejahteraan dan kepastian status kerja.

Langkah PGRI Kota Cilegon dalam membawa aspirasi ini selaras dengan pandangan tokoh pendidikan nasional, Ki Hajar Dewantara, yang menyatakan bahwa ketenteraman dan kesejahteraan jiwa pendidik merupakan syarat mutlak dalam melahirkan pendidikan yang memerdekakan siswa.

Sekda Kota Cilegon, Bapak Azis, menyambut kehadiran para pengurus PGRI dengan senyum hangat dan rasa sukacita. Dalam arahannya, beliau memberikan beberapa panduan strategis untuk kemajuan pendidikan di Kota Cilegon:

  1. Penyelenggaraan HUT PGRI yang Inklusif: Meminta agar peringatan Hari Guru Nasional dan HUT PGRI ke-81 dikemas secara meriah, tertib, serta membawa kebahagiaan nyata bagi seluruh anggota PGRI di semua jenjang.
  2. Professionalisme dan Integritas ASN/Pegawai: Mendorong seluruh pendidik dan tenaga kependidikan untuk terus meningkatkan dedikasi, kedisiplinan, dan kualitas pelayanan publik dalam menjalankan tugas sehari-hari.
  3. Pilar Utama Indonesia Emas 2045: Menegaskan bahwa guru adalah garda terdepan dalam membentuk kualitas SDM masa depan. Hal ini sejalan dengan arah Rencana Pembangunan Long-Term Nasional (RPJPN) yang menempatkan transformasi pendidikan sebagai kunci utama mewujudkan Visi Indonesia Emas.

Silaturahmi diakhiri dengan komitmen bersama antara Pemerintah Kota Cilegon dan PGRI untuk terus menjalin komunikasi yang konstruktif demi menjaga kondusivitas serta meningkatkan mutu pendidikan di Kota Cilegon.-Red