
CILEGON 11 Desember 2025 – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Kota Cilegon bersama Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kota Cilegon mematangkan persiapan acara besar dalam rangka memperingati Hari Ibu 2025. Dalam rapat pelaporan dan arahan yang digelar hari ini, Kamis (11/12/2025), Kepala Dindikbud sekaligus Pembina PGRI Kota Cilegon, Heni Anita Susila, memberikan dukungan penuh terhadap agenda yang dijadwalkan berlangsung di Aula DPRD Kota Cilegon pada 22 Desember 2025.
Acara puncak 22 Desember 2025 akan menjadi momen bersejarah dengan dilaksanakannya dua agenda utama:
- Pengukuhan ‘Ibunda Guru Kota Cilegon’.
- Pengukuhan Pengurus PGRI Kota Cilegon.
Secara khusus, Ketua PGRI Kota Cilegon, Bahrudin, melaporkan bahwa gelar kehormatan “Ibunda Guru Kota Cilegon” akan secara resmi dikukuhkan kepada Istri Wali Kota Cilegon.
“Gelar ini bukan sekadar julukan, melainkan sebuah amanah dan pengakuan yang telah diresmikan melalui Surat Keputusan (SK) dari Pengurus PGRI Propinsi Banten. SK ini menetapkan bahwa Istri Wali Kota Cilegon memegang peranan penting sebagai figur yang menjadi panutan dan pelindung bagi para guru, khususnya guru perempuan, di seluruh Kota Cilegon,” jelas Bahrudin.

Ia menambahkan, pengukuhan ini akan menjadi simbol komitmen pemerintah daerah dan keluarga kepala daerah dalam mendukung penuh kesejahteraan dan profesionalisme tenaga pendidik.
Pertemuan pelaporan ini dihadiri juga oleh figur penting lainnya, seperti Eti Kurniawati (Ketua Badan Perempuan PGRI), Ratu Hamdah (Sekretaris Bidang Pemberdayaan Perempuan Kota) yang di temani dari Pengurus Cabang Ibu Muadibah, dan Ropiudin (Ketua Lembaga Konsultasi dan Bantuan Hukum/LKBH PGRI).
Menanggapi laporan tersebut, Ibu Heni Anita Susila memberikan arahan kunci. Beliau menegaskan bahwa Dindikbud Kota Cilegon merestui sepenuhnya rencana acara tersebut.
“Prinsipnya, kami setuju dan siap memberikan dukungan (suport) penuh. Momentum pengukuhan Istri Wali Kota sebagai Ibunda Guru dan pengurus PGRI ini harus menjadi titik tolak penguatan sinergi pendidikan,” ujar Ibu Heni.
Namun, beliau menekankan satu poin penting yang perlu menjadi fokus panitia: “Dukungan sudah pasti, tetapi yang paling krusial adalah panitia harus mempersiapkan secara teknis seluruh rangkaian acara. Dari logistik, tata tempat di Aula DPRD, hingga koordinasi pengukuhan harus dipastikan berjalan lancar dan berwibawa.”
Pertemuan persiapan ini ditutup dengan sesi foto bersama dan seruan semangat Yel-Yel PGRI, yang menunjukkan optimisme dan kekompakan jajaran PGRI Cilegon dalam menyambut Hari Ibu dan agenda besar tersebut.





Semangat untuk perempuan kota cilegon …
Masya allah tabarokallah… semoga acaranya di lancar kan dan di mudahkan segalanya aamin.. hidup guruu… hidup PGRI.. solidaritas yesss