
Pulomerak, 1 Desember 2025 – Pengurus Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Cabang Kecamatan Pulomerak, Kota Cilegon, hari ini secara resmi menggelar Rapat Kerja (Raker) perdana masa bakti XXIII tahun 2025–2030, sekaligus mengukuhkan kepengurusan baru di Aula PGRI Cabang Pulomerak.
Raker yang bertema “Membangun progesionalsme guru, mengukuhkan Integritas Organisasi” ini dibuka oleh Ketua PGRI Kota Cilegon, Bapak Bahrudin, S.Pd., M.Pd. dan menjadi forum strategis dalam menyusun program kerja yang adaptif terhadap tantangan pendidikan masa kini.
Dalam sambutan pembukaan, Ketua PGRI Kota Cilegon, Bapak Bahrudin, mengajak seluruh anggota PGRI untuk tidak hanya berfokus pada kesejahteraan, tetapi juga pada peran moral di tengah masyarakat.
Beliau menyoroti adanya refleksi kritis yang beredar luas di ruang publik, yang harus dijawab oleh guru:
“Kita tidak bisa menutup mata terhadap kritik sosial. Kita sering mendengar bahwa ‘Ilmu semakin menyebar, tetapi adab semakin pudar,’ atau ‘Teknologi semakin canggih, tetapi fitnah semakin menjadi.’ Raker ini harus menjadi wadah kita merumuskan aksi nyata, menjadikan kurikulum sebagai laboratorium karakter, dan guru sebagai penanam nilai luhur,” tegas Bapak Bahrudin.

Lebih lanjut, Bapak Bahrudin juga menyampaikan duka mendalam dan ajakan solidaritas atas musibah yang menimpa saudara sebangsa.
“Di tengah semangat Raker ini, hati dan pikiran kita tertuju pada saudara-saudara kita di Aceh dan sebagian Pulau Sumatera yang tertimpa musibah banjir. PGRI harus menjadi pilar peradaban dan juga mata air empati. Mari kita doakan dan galang dukungan kemanusiaan bagi para korban,” tambahnya.
Acara dilanjutkan dengan pengukuhan pengurus PGRI Cabang Pulomerak masa bakti 2025-2030, yang kembali dinakhodai oleh Bapak Fadly, S.Pd., M.M.
Dalam sambutan resminya, Ketua PGRI Cabang Pulomerak yang baru dikukuhkan, Bapak Fadli, menyampaikan komitmennya untuk segera menjalankan program yang berorientasi pada peningkatan kualitas guru.
“Kami mengapresiasi arahan dari Ketua PGRI Kota Cilegon. PGRI Pulomerak siap menjawab tantangan bahwa ‘Belajar semakin mudah, tetapi moral semakin punah.’ Kami akan fokus pada program peningkatan kompetensi guru dalam literasi digital dan penguatan etika profesi, sehingga kita mampu membimbing siswa memanfaatkan kemudahan belajar tanpa kehilangan jati diri dan moral,” ujar Bapak Fadly penuh semangat.
“Mari kita jawab tantangan ini dengan bekerja keras, dengan semangat Ing Ngarsa Sung Tuladha. Dan ingat selalu, hadirin sekalian: Kopi hangat jangan lupa campur gula, minum bersama Pak Camat di teras depan. Zaman sekarang belajar memang sungguh mudah, tapi kalau malas, rapornya kosong di bagian!”
Vidia Pandji selalu wakil ketua PGRI Cabang Pulomerak menyatakan, “Pengukuhan ini memberi energi baru. Raker hari ini menghasilkan garis besar program yang sangat tajam, terutama dalam menyikapi isu ‘Siswa semakin berani, tetapi guru semakin tak dihargai.’ Kami akan meningkatkan program advokasi dan pelatihan soft skill bagi guru, agar kehormatan guru kembali tegak melalui profesionalisme yang kuat.”

Seluruh rangkaian kegiatan Raker dan Pengukuhan berjalan dengan khidmat dan lancar, menandai dimulainya era baru kepengurusan PGRI Pulomerak yang berkomitmen menciptakan guru bermutu demi Indonesia maju.





Semoga dengan RAKER ini semakin menguatkan Niat PGRI sebagai Organisasi Profesi untuk Terus Menyuarakan Semangat Pengabdian yang Komprehensif dan Profesionala….
Hidup PGRI…💪
Terimakasih Pak Ketum PGRI Kota Cilegon yg telah hadir dan memberikan support. Semoga PGRI Cab Pulomerak solid dan kompak.