
Mengusung Tema “Guru Bermutu, Indonesia Maju, Bersama PGRI, Wujudkan Indonesia Emas,” PGRI Cilegon Gelar Perayaan Meriah dengan Dana Mandiri
CILEGON – Ribuan guru di Kota Cilegon tumpah ruah di Alun-Alun Kota Cilegon pada Senin, 24 November 2025, dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) PGRI ke-80 sekaligus Hari Guru Nasional (HGN) tahun 2025. Perayaan berlangsung meriah dan penuh suka cita, mengusung tema ambisius: “Guru Bermutu, Indonesia Maju, Bersama PGRI, Wujudkan Indonesia Emas.”
Semangat Gotong Royong dan Hiburan Spektakuler
Peringatan diawali dengan Senam Sehat yang energik, dipandu oleh instruktur profesional, mengajak ribuan guru bergerak gembira dan menikmati momen kebersamaan. Kegembiraan semakin memuncak dengan adanya hiburan pentas dan aksi panggung dari talenta terbaik guru dan siswa.
- Aksi Guru Terbaik: Paduan Suara, Tari, dan Menyanyi Solo dari para guru sukses menghibur dan memukau hadirin.
- Prestasi Siswa: Tarian siswa, penampilan Musik Ansambel (Juara Propinsi/Nominasi Juara Nasional), serta aksi Band Kalimaya dari anak-anak berbakat berhasil mengguncang panggung utama, membuat ribuan guru merasa gembira dan terhibur.
- Door Prize: Sejumlah doorprize menarik juga disiapkan, dipandu oleh Host terbaik dari anggota PGRI, menambah semangat dan membuat ribuan guru betah berlama-lama di lapangan.
Uniknya, Ketua Panitia, Ihwan Arifana, melaporkan bahwa seluruh rangkaian kegiatan ini digelar murni atas dasar iuran swadaya para guru dan dukungan beberapa donatur. Pihak Pemerintah Kota Cilegon saat ini belum dapat memfasilitasi dikarenakan kondisi anggaran yang sedang defisit dan efisiensi, namun hal ini justru menegaskan soliditas dan kemandirian para guru.
Ketua PGRI Kota Cilegon, Bahrudin, dalam laporannya mengawali acara dengan mengajak ribuan guru untuk mendoakan para pendahulu yang telah berjuang bagi profesi guru, seperti TB H. Aat Syafaat, H. Hambasi Abdullah, H. Rahmat, H. Basuki Abdullah, serta tokoh PGRI dan pendidikan lainnya, dengan membaca Surat Al-Fatihah.
Bahrudin juga mengingatkan kembali sejarah perjuangan PGRI dalam meningkatkan kesejahteraan guru dan mendesak pentingnya sinergi dengan Pemerintah Kota. “Kami berharap Kado terindah bagi PGRI, misalnya tempat berkumpulnya para guru dalam peningkatan kompetensi yang dikelola oleh PGRI,” ujarnya penuh harap.
Acara ini dihadiri oleh sejumlah tokoh, termasuk Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Cilegon Maman Mauludin, Kepala Dindikbud Kota Cilegon Heni Anita Susila, Ketua Dewan Kesenian dan Kebudayaan Kota Cilegon (yang juga Dewan Pakar PGRI), Sekretaris KONI, dan undangan lainnya.
Sekda Kota Cilegon, Maman Mauludin, menyoroti peran strategis guru. “Kami mengajak guru untuk lebih giat memperbaiki dan membentuk anak-anak siswa di Cilegon agar memiliki etika dan karakter yang kuat,” tegasnya. Senada dengan itu, Kepala Dindikbud, Heni Anita Susila, mendorong agar guru terus meningkatkan kompetensinya di tengah tantangan zaman.
Kehadiran Sekda Kota Cilegon, Kepala Dindikbud, Ketua Dewan Kesenian dan Kebudayaan Kota Cilegon, serta tamu undangan lainnya menunjukkan dukungan dan apresiasi terhadap peran penting guru dalam mewujudkan cita-cita bangsa menuju Indonesia Emas.***
Siaran BUT PGRI




Hidup guru, hidup pgri,solidarutas yes
Alhamdulillah…..Luar Biasa ..salam Solidaritas demi kemajuan Pendidikan Kota Cilegon melalui PGRI…Kuat …
Luar Biasa ..salam Solidaritas demi kemajuan Pendidikan Kita Cilegon melalui PGRI…Kuat …
PGRI Cilegon Mantapp
Hidup guru, hidup PgRI Solidaritas Yesss… PGRI Cilegon Mantappl