
PURWAKARTA – Menjelang datangnya bulan suci Ramadan, Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Cabang Purwakarta menggelar acara Pengajian dan Silaturahmi pada Rabu, 11 Februari 2026. Bertempat di Masjid As-Salam, Jl. Morse, Kelurahan Kotabumi, kegiatan ini dihadiri oleh ratusan pendidik dari berbagai jenjang sekolah di lingkungan Kecamatan Purwakarta.
Laporan Partisipasi dan Kehadiran
Ketua Panitia, Maman, dalam laporannya menyampaikan bahwa antusiasme peserta sangat tinggi. Tercatat perwakilan dari;
- 16 SD Negeri
- 2 SD Swasta
- 6 TK di wilayah Kecamatan Purwakarta.
Turut hadir dalam undangan kehormatan:
- Ahmad Najib, MM (Kabid Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Cilegon, mewakili Kepala Dinas).
- Bahrudin (Ketua PGRI Kota Cilegon).
- Ketua MUI Kecamatan Purwakarta.
- Ibu Mela & Bpk. Ahsani (Pengawas Binaan).
Ketua PGRI Cabang Purwakarta, Bapak Ihwan, dalam sambutannya mengajak seluruh anggota untuk menjaga soliditas organisasi. Beliau menekankan pentingnya membersamai PGRI dalam upaya peningkatan profesi dan kesejahteraan guru.
Selain itu, Ihwan juga menyampaikan harapan terkait infrastruktur organisasi. “Kami berharap pembangunan gedung yang saat ini sudah memiliki pondasi dapat segera dilanjutkan agar bisa dimanfaatkan sebagai tempat berkumpul, termasuk untuk kegiatan rutin seperti pengajian ini,” ujarnya.
Ahmad Najib, mewakili Dinas Pendidikan, menitipkan pesan agar para guru senantiasa meningkatkan keimanan dalam menjalankan tugas profesi. Beliau menekankan bahwa guru memiliki tanggung jawab besar dalam menjaga dan membentuk karakter siswa agar menjadi lebih baik.
Senada dengan hal tersebut, Ketua PGRI Kota Cilegon, Bahrudin, memberikan apresiasi tinggi atas inisiatif kegiatan ini. Beliau menyarankan agar pengajian rutin dilakukan minimal tiga bulan sekali. “Ini penting agar guru terus diingatkan akan keimanan, mendekatkan diri kepada Allah SWT, demi mencapai kebahagiaan dunia, akhirat, serta dijauhkan dari api neraka,” tuturnya.
Intisari Tausiyah
Acara ditutup dengan uraian hikmah dari KH Romli Marjuki. Dalam tausiyahnya, beliau mengajak para jemaah untuk mempertebal keimanan dan ketaqwaan sebagai bekal utama menyambut bulan Ramadan. Beliau mengingatkan bahwa persiapan spiritual yang matang akan membuat ibadah di bulan suci menjadi lebih bermakna.



