CILEGON – Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kota Cilegon melalui Smart Learning and Character Center (SLCC) kembali membuat terobosan dalam peningkatan mutu pendidik. Mengusung tema “Optimalisasi Wayground AI untuk Mendukung Pembelajaran yang Menyenangkan“, webinar perdana di tahun 2026 ini akan digelar pada Rabu, 21 Januari 2026.

Langkah ini diambil untuk menjawab tantangan pendidikan masa kini, di mana teknologi bukan sekadar alat bantu, melainkan katalisator untuk mencapai Pembelajaran Mendalam (Deep Learning).

Ketua PGRI Kota Cilegon, Bahrudin, S.Pd., M.Pd., yang akan hadir sebagai Keynote Speaker, menekankan bahwa penguasaan Artificial Intelligence (AI) bagi guru adalah pintu masuk menuju efisiensi yang berujung pada kualitas interaksi di kelas.

 “Guru yang kompeten secara digital tidak akan tergantikan oleh AI. Justru, dengan memanfaatkan Wayground AI, guru dapat mengurangi beban administratif pembuatan materi, sehingga memiliki waktu lebih banyak untuk berinteraksi dengan siswa. Inilah kunci mewujudkan suasana belajar yang menyenangkan dan bermakna,” ungkap Bahrudin.

Pernyataan ini selaras dengan pemikiran Ki Hajar Dewantara tentang asas Kodrat Zaman, di mana pendidikan harus menyelaraskan diri dengan perkembangan waktu dan teknologi agar tetap relevan bagi peserta didik.

Dalam konteks pedagogi global, Michael Fullan, seorang ahli reformasi pendidikan terkemuka dan penulis buku Deep Learning: Engage the World Change the World, menyebutkan bahwa pembelajaran mendalam hanya terjadi ketika siswa merasa terlibat (engaged) secara penuh.

Webinar ini akan membedah bagaimana Wayground AI berfungsi sebagai jembatan menuju Deep Learning tersebut dengan cara:

  • Personalisasi: AI membantu guru menyajikan materi yang adaptif sesuai kebutuhan siswa.
  • Visualisasi & Gamifikasi: Mengubah konsep abstrak menjadi konkret dan menyenangkan, sehingga memicu rasa ingin tahu siswa (critical thinking).

Narasumber utama, Heriyanto, S.Kom. (Ketua MGMP Informatika SMP Kota Cilegon & Wayground Super Trainer), akan mendemonstrasikan bagaimana platform ini dapat mengubah kelas yang pasif menjadi arena kolaborasi yang aktif.

“Kita tidak hanya belajar cara menggunakan aplikasi, tetapi bagaimana aplikasi ini menstimulasi siswa untuk berpikir kritis dan kreatif. Itulah esensi dari Deep Learning berbantuan teknologi,” jelas Heriyanto dalam pra-materi webinar.

Akses Webinar

Dipandu oleh moderator Wulan Widari Endah, S.Pd., kegiatan ini terbuka untuk seluruh guru yang ingin meningkatkan kompetensi profesionalnya.

Mari bersama PGRI Kota Cilegon, kita wujudkan guru yang bermutu untuk generasi yang maju. Jangan lewatkan kesempatan untuk bertransformasi!.