CILEGON – Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kota Cilegon resmi memiliki nakhoda baru. Dalam sebuah prosesi khidmat yang bertepatan dengan momen Hari Ibu, telah dilaksanakan Pengukuhan Pengurus PGRI Kota Cilegon dan Ibunda Guru Kota Cilegon yang dihadiri langsung oleh jajaran pimpinan daerah dan tokoh pendidikan.

Acara ini menjadi sangat istimewa dengan kehadiran para pemangku kebijakan utama di Kota Cilegon. Hadir di lokasi acara, Walikota Cilegon, Ketua DPRD Kota Cilegon, Sekretaris Daerah (Sekda), serta Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) Kota Cilegon.

Turut hadir pula jajaran Forkopimda, Dewan Pakar PGRI, Pengurus PGRI Provinsi, serta perwakilan dari Organisasi Profesi lainnya. Kemeriahan acara semakin terasa dengan kehadiran perwakilan ibu-ibu dari Bhayangkari Polres Cilegon dan Persit Kodim, yang menunjukkan dukungan lintas sektoral terhadap dunia pendidikan.

Salah satu sesi yang paling dinanti adalah orasi motivasi dari Dewan Pakar PGRI Kota Cilegon. Dalam pidatonya yang membangkitkan semangat, Dewan Pakar menekankan bahwa pengukuhan ini bukan sekadar pergantian struktur, melainkan pembaruan komitmen moral.

“Guru bukan hanya sekadar profesi yang mentransfer ilmu, melainkan jantung dari peradaban di Kota Cilegon. Di tangan Bapak dan Ibu sekalian, masa depan kota ini dititipkan,” ujar perwakilan Dewan Pakar.
Beliau juga memberikan tiga pesan utama sebagai motivasi bagi pengurus baru:

  • Adaptabilitas: Guru harus menjadi pembelajar sepanjang hayat (learners) agar tetap relevan di era transformasi digital.
  • Soliditas: PGRI harus menjadi rumah yang hangat bagi seluruh guru, tanpa membeda-bedakan status, demi satu tujuan yaitu kemajuan anak bangsa.
  • Integritas: Menjaga marwah guru sebagai teladan (role model) di tengah masyarakat.

Dalam sambutannya, Walikota Cilegon juga menyampaikan apresiasi atas dedikasi para guru. Beliau menekankan bahwa peran Ibunda Guru yang baru dikukuhkan adalah simbol kasih sayang dan bimbingan seorang ibu dalam mencetak generasi emas Cilegon yang berakhlakul karimah.

Ketua DPRD Kota Cilegon juga menambahkan bahwa legislatif akan terus mendukung kebijakan yang pro-guru. Sinergi antara PGRI, Pemerintah Kota, dan Forkopimda diharapkan mampu menyelesaikan berbagai tantangan pendidikan, mulai dari peningkatan kompetensi hingga kesejahteraan tenaga pendidik.

Acara ditutup dengan sesi foto bersama seluruh Pengurus PGRI Cabang dan Cabang Khusus se-Kota Cilegon. Semangat baru ini diharapkan menjadi katalisator bagi PGRI Kota Cilegon untuk terus bergerak maju sebagai organisasi profesi yang modern dan adaptif.
Streaming Mandiri FM